ZTE Solution

Sebagai mitra utama Telkomsel di wilayah Sulawesi, ZTE bertanggung jawab atas kelangsungan infrastruktur jaringan yang mendukung berbagai layanan komunikasi di daerah tersebut. Namun, dalam pelaksanaannya, ZTE menghadapi tantangan besar: sering terjadinya gangguan operasional yang menyebabkan tim lapangan kehilangan koordinasi, terutama ketika koneksi jaringan utama mengalami kegagalan.

Ketiadaan sistem komunikasi cadangan menjadi titik lemah utama. Ketika jalur utama down, tidak ada jalur alternatif yang dapat digunakan untuk tetap menjaga komunikasi antara kantor pusat, tim lapangan, dan mitra operasional. Hal ini berdampak langsung pada keterlambatan eksekusi tugas, penurunan produktivitas, dan risiko kehilangan kendali atas proses pemulihan jaringan.

Untuk menjawab masalah ini, diimplementasikanlah HALA Communication Platform sebagai solusi komunikasi alternatif yang independen dari jalur jaringan utama. HALA berperan sebagai sistem backup interkoneksi antar-site, memungkinkan semua kantor dan tim operasional ZTE tetap bisa berkomunikasi melalui jalur suara dan IVR—even saat jaringan utama terputus.

Dengan menggunakan routing terpisah dan sistem cloud-based IVR, HALA menjamin bahwa setiap pesan, koordinasi, dan instruksi tetap tersampaikan tanpa gangguan. Tak hanya meningkatkan kontinuitas operasional, integrasi ini juga memperkuat sistem pemantauan dan pengelolaan infrastruktur jaringan ZTE secara menyeluruh.

Solusi ini membawa transformasi signifikan dalam sistem komunikasi darurat ZTE, menjadikan mereka lebih tangguh dalam menghadapi kendala jaringan dan memperkuat posisinya sebagai partner strategis Telkomsel yang andal.